• 12-Mar-2021

BUMNeg Rajuno Hitipori, Tingkatkan Ekonomi & Kesejahteraan Masyarakat Negeri Rutong

Ambon,MollucasTimes.com-Guna mengkoordinir kegiatan usaha-usaha di Negeri dalam upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, maka didirikanlah BUMNeg Rutong dengan nama Rajuno Hitipori yang diambil dari nama pantai di Negeri Rutong. Demikian Ketua BUMNeg Rutong, Efraim Telapary kepada MollucasTimes.com, Selasa 02/03/2021. "BUMNeg Rutong ini baru satu tahun berdiri, tepatnya tahun 2019 lalu. Maka sesuai dengan tujuan berdirinya BUMNeg adalah untuk mengakomodir kegiatan usaha di Negeri dalam upaya peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat maka kami mulai mengembangkan BUMNeg ini," tutur Telapary.

 

Menurutnya ada berbagai kegiatan yang diakomodir dalam BUMNeg Rajuno Hitipori. "Yang baru terealisasi untuk BUMNeg adalah mensuplai sembako dan industri kecil yang menuju ke industri menengah. Suplai sembako selama ini telah berjalan dengan baik. Sedangkan untuk industri kecil yang baru dimulai dan digagas adalah pengelolaan industri rumahan. Selain itu ada juga pengembangan jasa keuangan dan pengembangan wisata yang sementara dilakukan," paparnya. Dikatakan secara umum, kearifan lokal yang dimiliki Negeri Rutong adalah Sagu namun budidaya Tomi Tomi juga menjadi pilihan untuk dikembangkan. "Pohon Sagu memang banyak dijumpai di Negeri Rutong, masyarakat juga mulai mengembangkan berbagai jenis penganan dari Sagu. Walaupun demikian, untuk sagu ini saya pikir sudah lazim. Sedangkan Tomi Tomi adalah sesuatu yang menarik," timpalnya. Dikatakan, sesuai dengan Program 10 Tanaman Langka yang dicanangkan Pemerintah Kota Ambon maka BUMNeg Rajuno Hitipori mengembangkan budidaya Tomi Tomi.

"Tomi Tomi merupakan salah satu dari 10 jenis tanaman langka yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Ambon untuk dilestarikan. Nah, kami berinisiatif untuk mengembangkan dan membudidayakannya. Kami ingin pembudidayaan ini dapat menjadi embrio atau sebagai motor penggerak dalam upaya membantu usaha kecil menengah yang dimulai dari usaha rumahan atau Home Made," paparnya. Pengolahan Tomi Tomi menurutnya mulai dikembangkan. "Dari hasil pembudidayaan Tomi Tomi, kami menginisiasinya dengan memproduksi jenis minuman diantaranya Wine, Juice bahkan juga Selai. Kami menyadari bahwa produk yang dihasilkan masih secara tradisional, namun kedepan kedepan kami akan berupaya untuk lebih memaksimalkan produk terutama dalam proses pembuatannya," jelas Telapary.

 

Terkait dengan pemasarannya, dirinya yakin produk yang dihasilkan mampu merambah pangsa ekonomi lokal maupun nasional. "Dengan adanya upaya yang dilakukan oleh bapa Raja Rutong melalui akses digital Rutong.id, kami yakin produk yang kami hasilkan sebagai kearifan lokal Negeri Rutong dapat masuk pangsa pasar baik lokal maupun nasional bahkan juga internasional," tandasnya. Telapary tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Kepala Pemerintahan Negeri Rutong yang memperhatikan kehidupan masyarakat di negeri. "Kami bersyukur memiliki pemimpin yaitu bapak Raja Reza Maspaitella yang mau memperhatikan perkembangan kehidupan ekonomi sosial dan budaya melalui kearifan lokal baik yang ditinggalkan oleh para pendahulu Negeri Rutong maupun dari hasil karya masyarakat yang hidup saat ini. Semoga kedepan, Negeri Rutong lebih baik lagi dalam upaya mengangkat harkat serta martabat masyarakat adat," pungkasnya. (MT-01)




Sumber: MollucasTimes.com