• 06-Jun-2021

Tingkatkan Perekonomian Ditengah Pandemi, Negeri Rutong Berinovatif dengan Komuditi Lokal

KBRN:Ambon- Ditengah pandemi Covid-19, Masyarakat Negeri Rutong memanfaatkan komuditi lokal untuk meningkatkan perekonomian, sehingga tidak terpuruk dalam pandemi yang telah berlangsung sejak Maret 2020 ini.

Raja Negeri Rutong Reza Valdo Maspaitella dalam dialog Aspirasi Maluku yang disiarkan pro 1 rri Ambon, Selasa 2 Maret 2021 menjelaskan, Negeri Rutong, salah satu negeri raja-raja di Kota Ambon. Selain memiliki adat budaya yang kuat, negeri ini juga dikenal sebagai salah satu negeri dengan pohon sagu terbanyak di Pulau Ambon.

Dikatakan, bila selama ini sagu yang merupakan makanan pokok orang Maluku hanya diolah menjadi papeda dan sagu lempeng. Ditangan masyarakat Negeri Rutong sagu berinovasi menjadi bahan dasar dari berbagai makanan khas dari negeri diantaranya, mie sagu rutong, kukis sagu, bubur sagu, dan masih banyak lagi.

Selain sagu, inovatif juga dilakukan pada buah tomi-tomi dari yang hanya menjadi buah asam pelengkap masakan, kini menjadi berbagai minuman seperti jus tomi-tomi, wine dan selai.

Raja Rutong juga mengaku mengelola buah nanas menjadi wine dan selai nanas yang nikmat dikonsumsi.

Sebagai informasi setelah 40 tahun di pimpin oleh seorang Kepala Desa, kini Negeri Rutong dipimpin oleh seorang Raja yang telah dinobatkan pada bulan Februari 2020 lalu.  di bawah kepemimpinan Reza Valdo Maspaitella yang memiliki visi yang besar dalam menjawab tantangan-tantangan didalam tata kelola pemerintahan, pengembangan SDM, komunikasi publik yg efektif dan terbuka, pemberdayaan masyarakat, dan masih banyak lagi.

Raja Negeri Rutong melihat sudah waktunya masyarakat negeri ini untuk melakukan suatu lompatan digital agar tetap dapat bersaing, baik secara nasional dan global.

Dengan langkah awal negeri ini membuat platform digital Rutong.id. Fitur-fitur yang ada di ‘Rutong.id’ dibuat untuk menunjang tata kelola administrasi pemerintahan negeri yang lebih efisien, efektif dan transparan mulai dari aspek perencanaan, eksekusi program, proses pengadaan di dalam penyelengaraan proyek secara lelang digital dan tata kelola keuangan negeri sampai kepada tata kelola pemberdayaan usaha masyarakat bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup berbagai lapisan masyarakat di negeri. (*)

 

Sumber: RRI Ambon