Berita & Topik

Menuju AMALOPU 2025

Rutong.id-medung tipis. Tidak seperti biasa Negeri Rutong hari ini larut dalam kesibukan di rumah-rumah warga. Mereka menyiapkan segala sesuatu untuk satu rencana besar, perjalanan menyusuri jejak leluhur ke negeri Gandong Kaka, Negeri Rumahkay di Seram Bagian Barat. Hari ini muhibah budaya dalam rangka menghangatkan kembali ikatan tali persaudaraan berupa “Panas Gandong” akan bermula. Rencananya, perjalanan napak tilas ini akan berlangsung sampai 21 Maret 2025.

Menjelang siang sebagian besar warga, anak-anak sampai dewasa mulai berdatangan dengan membawa bekal dan persiapan masing-masing untuk perjalanan panjang. Semua meriung di sekitar Baileo Somalopu Maririwai sebagai pusat acara pelepasan rombongan. Beberapa panitia bahkan sudah sangat sibuk sejak pagi menyiapkan segala sesuatu untuk pemberangkatan hari ini. Afrianto Lessy, sekretaris panitia meyakinkan bahwa panitia dalam kondisi siap untuk perhelatan besar ini. Termasuk menyiapkan langkah-langkah darurat dengan menyertakan armada tim kesehatan dari Puskesmas Hutumi yang akan menyertai selama perjalanan.

Menjelang jam 3 sore, ritual pemberangkatan dimulai dengan upacara adat berpusat di Baileo. Raja Rutong, Reza Valdo Maspaitella memberikan arahan dan sambutan. Sekilas disampaikan bahwa ritual Panas Gandong yang dimulai sejak tahun 1941 merupakan upaya untuk selalu mengingatkan ikatan persaudaraan antara Rutong-Rumahkay. Ritual ini sebagai upaya melestarikan dan mewariskan nilai persaudaraan serta asal usul kita sebagai satu Gandong. Untuk itu mari kita jaga kesakralan acara ini dari awal sampai selesai. mari sama-sama menjaga ketertiban supaya ritual lima tahunan ini berjalan dengan baik sebagaimana diharapkan.

Diiringi gerimis rombongan menuju Labuan Rajuno Htipori. Dari sini, Raja beserta segenap pemangku adat dan lembaga Tiga Batu Tungku, diiringi Mama-mama pembawa Tagalaya menuju armada pertama. Sementara iring-iringan Jujaro-Mungare memenuhi armada kedua. Rombongan bertolah setelah melakukan Balele, memutari area Labuan dan Tanjung Riki sebagai tanda pamit untuk seterusnya bertolak menuju Negeri Gandong Rumahkay.

Adapun rombongan warga akan menempuh perjalanan darat menuju pelabuhan di Negeri Waai. Dari sana mereka akan bergabung dengan armada utama dan bersama-sama masuk ke Negeri Rumahkay esok hari. Sukses Panas Gandong Amalopu 2025. Tuhan dan Leluhur memberkati.***